Minggu, 22 Januari 2012

Pengenalan Lapisan OSI dan TCP/IP

OSI dan TCP/IP
Di dunia ini dikenal dua standar penting dalam komunikasi data, yaitu OSI (Open System Interconnection)yang dikembangkan oleh ISO (International Organization for Standardization), dan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang dikembangkan oleh DARPA (Defense Advanced Research Project Agency). Standar TCP/IP merupakan standar defacto jaringan internet saat ini.

Open System Interconection (OSI)
Model OSI dikembangkan oleh ISO (International Organization for Standardization) sebagai model untuk arsitektur komunikasi komputer, serta sebagai kerangka kerja bagi pengembangan standar - standar protokol. Model ini memberikan gambaran tentang fungsi, tujuan dan kerangka kerja suatu struktur model referensi untuk proses yang bersifat logis dalam sistem komunikasi. Open System Interconnection merupakan suatu sistem yang terbuka untuk berkomunikasi dengan sistem-sistem yang lainnya. Model referensi OSI memiliki tujuh lapisan seperti terlihat pada Gambar 6.11.

                                                              Gambar 6.11 Lapisan OSI


Fungsi masing – masing lapisan pada Gambar 6.11 di atas ialah:
1. Lapisan 7 : lapisan Aplikasi, bertanggungjawab dalam menyediakan pelayanan jaringan untuk proses aplikasi.
2. Lapisan 6 : Lapisan Presentasi, memastikan bahwa suatu data dapat terbaca oleh suatu sistem.
3. Lapisan 5 : Lapisan Session, bertanggungjawab dalam membuka, mengatur dan  menutup suatu hubungan komunikasi antar end-system.
4. Lapisan 4 : Lapisan Transport, bertanggungjawab memastikan transportasi data dilakukan dengan baik dalam koneksi end-sysem
5. Lapisan 3 : Lapisan Network, bertanggungjawab dalam pengalamatan dan routing antar  end-system.
6. Lapisan 2 : Lapisan Data Link, bertanggungjawab memberikan transfer data yang terjamin bebas dari kesalahan.
7. Lapisan 1 : Lapisan Fisik, bertanggungjawab transmisi data dalam bit secara elektrik.

Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP)
Pada TCP/IP tidak ada model protokol yang resmi sebagaimana yang ada dalam OSI. Pada saat ini, TCP/IP memiliki keunggulan sehubungan dengan kompatibilitasnya dengan berbagai perangkat keras dan sistem operasi. Bila didasarkan pada standar-standar protokol yang telah dikembangkan, lapisan TCP/IP terdiri dari empat lapisan seperti terlihat pada Gambar  6.12.
                                                

                                                 Gambar 6.12  Lapisan TCP/IP

Fungsi lapisan – lapisan yang terlihat pada Gambar 6.12 di atas yaitu:
1. Lapisan Aplikasi (Application Layer)
Layer ini berisi bermacam-macam protokol tingkat tinggi. Protokol-protokol terdahulu terdiri dari terminal virtual (TELNET), transfer file (FTP), surat elektronik (SMTP). Pada lapisan ini berisikan logik yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai aplikasi user. 
2. Lapisan Host-to-host atau transport
Pada layer ini menyediakan layanan transfer data ujung ke ujung, lapisan ini meliputi mekanisme keandalan, menyembunyikan detail-detail jaringan dari lapisan aplikasi. Pada lapisan ini terdapat dua protokol, yaitu TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol).
3. Lapisan internet (Internet Layer)
Internet layer berfungsi untuk menghubungkan dua perangkat ke jaringan yang berbeda, diperlukan prosedur-prosedur tertentu agar data dapat melalui yang bermacam - macam. Pada lapisan ini dipergunakan Internet Protocol (IP) untuk menyediakan fungsi routing melintasi jaringan yang bermacam-macam. Protokol ini diterapkan tidak hanya pada ujung system namun juga pada jalur-jalurnya. Tugas internet layer adalah untuk mengirimkan paket-paket IP ke tempat tujuan seharusnya.
4. Lapisan Akses Jaringan (Network Acces Layer)
Lapisan ini bertanggung jawab untuk menyediakan akses ke jaringan komunikasi. Lapisan ini juga bertanggungjawab untuk mengirimkan data ke node – node yang terletak pada jaringan yang sama.

1 comments:

untuk Lapisan TCP/IP memang cuma ada segitu?

Posting Komentar